Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga, Bupati Kukar : Nilai Perjuangan Bukan Lagi Melalui Fisik
(Proses upacara peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Upacara peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga digelar di lapangan sepakbola Pertamina EP Asset 5 Field Sangasanga pada Senin (27/1/2025). Acara ini dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
Meskipun kondisi lapangan
becek akibat hujan yang mengguyur kecamatan Sangasanga sehari sebelumnya, hal
tersebut tidak menghalangi semangat barisan paskibraka untuk mengibarkan
Bendera Merah Putih dengan penuh hikmat.
Pada kesempatan ini pula,
orang nomor satu di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berpesan agar semangat
patriotisme yang tercermin dalam perjuangan Merah Putih Sangasanga di masa lalu
agar dapat diaktualisasikan oleh generasi muda saat ini.
“Nilai-nilai perjuangan
bukan lagi melalui fisik, tetapi dengan intelektualisme. Generasi muda harus
berperan aktif dalam mengawal pembangunan, meningkatkan kesejahteraan
masyarakat, menciptakan lingkungan yang baik, dan membuka peluang kerja,” ujar
Edi dalam sambutannya
Selain itu dirinya juga
menyoroti pentingnya persiapan generasi muda Kukar di tengah percepatan
pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Dengan data statistik
menunjukkan jumlah penduduk usia produktif di Kukar mencapai 476.460 jiwa,
bonus demografi ini harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan IKN dan
kemajuan daerah.” Tegasnya
Menurutnya generasi muda
Kukar harus dibekali ilmu pengetahuan, kreativitas, dan inovasi agar dapat
berkontribusi maksimal.
“Semangat patriotisme yang
kita kenang hari ini adalah fondasi untuk membangun masa depan yang lebih
baik,” katanya.
Selain upacara, rangkaian
peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga berlangsung sejak 25 Januari hingga
1 Februari 2025 digelar berbagai kegiatan menarik, seperti Gowes Merah Putih, turnamen
olahraga, pameran expo, pertunjukan seni, hingga drama kolosal, digelar untuk
merayakan momen bersejarah ini.
“Peringatan ini bukan
hanya seremonial, tetapi juga sarat makna. Kreativitas panitia dalam
menyelenggarakan acara telah mendorong edukasi, hiburan, dan perekonomian
masyarakat. Semoga dedikasi ini menginspirasi kita semua untuk terus memajukan
Kukar.” tutup Edi.
Peringatan Peristiwa Merah
Putih Sangasanga menjadi momentum penting untuk merefleksikan semangat perjuangan
dan membangkitkan kembali rasa cinta tanah air, khususnya bagi masyarakat Kukar
dalam menghadapi tantangan masa depan. (tan)